Sabtu, 29 Mei 2010

SIAPAKAH KITA ???

SIAPAKAH ORANG YANG SIBUK?
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman 'alaihissalam.

SIAPAKAH ORANG YANG MANIS SENYUMANNYA?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata ''Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun''. Lalu sambil berkata, ''Ya Rabb, Aku ridho dengan ketentuan-Mu ini'', sambil mengukir senyuman.

SIAPAKAH ORANG YANG KAYA?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

SIAPAKAH ORANG YANG MISKIN?
Orang yang miskin adalah orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada dan menumpuk-numpukkan harta.

SIAPAKAH ORANG YANG RUGI?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadah dan amal-amal kebaikan.

SIAPAKAH ORANG YANG PALING CANTIK?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

SIAPAKAH ORANG YANG MEMPUNYAI RUMAH YANG PALING LUAS?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.

SIAPAKAH ORANG YANG MEMPUNYAI RUMAH YANG SEMPIT LAGI DIHIMPIT?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan lalu kuburnya menghimpitnya.

SIAPAKAH ORANG YANG MEMPUNYAI AKAL?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni Surga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

SIAPAKAH ORANG YANG PELIT?
Orang yang pelit adalah mereka yang ketika mendengar nama Rasulullah S.A.W disebutkan lalu ia tidak bersegera bersholawat kepada Beliau....

Dan satu lagi, Orang yang paling pelit adalah mereka yang membiarkan tulisan ini begitu saja, malah dia tidak akan menyampaikan kepada orang lain...


SEMOGA BERMANFAAT

NIKMAT ALLAH

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahmaan:16)

Umur sama dengan bernafas, bernafas sama dengan berdetak jantung. Jantung adalah salah satu organ tubuh yang amat berjasa dalam hidup ini. Dia tidak pernah bosan bekerja, tidak pernah mengenal istirahat sedikitpun, bahkan disaat si jantung itu dalam keadaan amat parah, dia masih tetap bekerja dengan setia.

Kalau Qt mencoba menghitung, bagi orang dewasa yang denyutannya 80 kali / menit dalam keadaan normal, maka sehari semalam jantung bekerja sebanyak 115.200 kali, lantas jika diri ini telah menginjak usia 20 tahun, sudah berapa kalikah jantung ini berdetak??

Namun pertanyaan sebenarnya bukan itu.. pertanyaan sebenarnya adalah “Siapakah yang menggerakkan jantung itu …??” Adakah dokter ahli di dunia ini yang memasang alat sehingga jantung bekerja non stop, siapakah yang paling berjasa kalau bukan Sang Pencipta…?? Subhanallah, La haula wa la quwwata illa billah..

Sungguh, jantung masih sebagian kecil dari seluruh nikmat yang ALLAH berikan kepda Qt.. Masih banyak, teramat banyak nikmat2 lain yg ALLAH berikan pada QT.. Mata, telinga, mulut, tangan, kaki, otak, dan masih banyak lagi nikmat ALLAH yang terdapat pada tubuh Qt.. lalu nikmat2 yang lain diluar anggota tubuh Qt??

Sungguh benar firman Allah “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat ALLAH, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya. Sesungguhnya ALLAH benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nahl :18)

Namun, setiap saat Qt berhutang kepada ALLAH, setiap detik Qt menerima nikmat yang tiada terhingga. Kalau Qt tangguhkan lagi untuk bersyukur, sungguh, kita adalah manusia yang tak kenal budi, tak mengenal jasa. Kadang-kadang tabiat kita malah terbalik, kalau Qt bertemu orang yang pernah berjasa Rp.100.000 saja pada Qt, rasanya habis-habisan terima kasih yang Qt ucapkan. Tapi terhadap jasa ALLAH yang tak terhitung itu, Qt teramat kikir untuk mengucapkan ALHAMDULILLAH........

Nge-Jomblo, Berani Gak?

Ups...! judulnya aja provokatif banget. Pasti dong sobat muda, udah pada ngeh dengan istilah satu ini. Kalo tetep nggak ngeh juga, mendingan ngeh dulu sono di belakang (huss....itu ‘ngek..). Kalo dalam lagunya Bang Rhoma Irama yang mendayu- dayu itu, jomblo diartikan bujangan alias nggak punya gandengan (emangnya truk, pake gandengan?) he...hee. Sorry, IMUD nggak ngerti juga darimana istilah itu muncul, tapi yang jelas di kehidupan remaja istilah jomblo udah biasa diomongin untuk menyebut mereka yang udah lama atau emang nggak punya gebetan alias pacar, biasanya istilah itu ditempelkan pada kaum cowok. Nah, bagi yang cowok kalo ampe sekarang masih aja nggak punya pacar, siap-siap aja dikasih stempel JOMBLO. Jedok..!!!

Kalo kita lagi ngebahas jomblo udah barang pasti, sangkut pautnya seputar gaya gaulnya remaja. Nggak lucu khan, kalo kita lagi ngobrolin seputar jomblo-menjomblo, kamu larinya ngomong urusan main Pe eS 2 lah, ngomongin soal film misteri lah, atau ngobrol soal game matrix. Khan nggak nyambung tuh? Makanya biar nyambung, Yo’ cepetan gabung, biar kamu nggak bingung, sebab kalo bingung bisa nyemplung (hee..maaf, ya bung...kita juga lagi nanggung)

Para Jombler, Berbahagialah !

Sobat, selamat ya jadi ‘adik baru’ bagi kamu yang ketrima di bangku SMA atau yang masuk kuliah di PT. Bagi kamu yang sekarang duduk di bangku SMA, tentunya berbeda dong rasanya dengan ketika SMP dulu, lebih dewasa gitu maksudnya. Baik dewasa usianya ataupun dewasa pemikirannya. Termasuk dalam urusan bergaul, tentunya lebih dewasa menyikapinya, nggak serampangan aja bergaul, apalagi di jaman Ngeborisasi saat ini, bisa-bisa Iman juga ikut kena di bor. Banyak juga sih, teman remaja badannya gede, suaranya juga udah berubah, yang cowok keluar jakun, kumis atau bulu di ketek (awas...bau lho). Tapi ternyata nggak dewasa dalam menyikapi sebuah persoalan.

Sobat, persoalan nyari pasangan kayaknya udah jadi menu wajib remaja. Mengingat begitu wajibnya, ada moment apa aja, dilakuin untuk bisa menggebet pasangan baru, atau barangkali bagi tipe cowok Casanova bisa sekalian mengoleksi cewek. Nah, bagi kamu yang jadi ‘adik baru’ siap-siap aja jadi incaran play boy sekolahan, mulai dari play boy cap jempol sampai play boy cap tiga jari...he...hee..!

Sobat, ngapain juga sih kamu gerah dan risi banget kalo belum dapat pasangan? Iya, coba aja perhatiin teman-teman remaja yang kayaknya merasa wajib punya gebetan. Memangnya kalo udah dapat pasangan (baca: pacar) itu artinya kamu udah hidup sejahtera dan mulia? Memangnya kalo dapat gacoan bisa selamat dunia dan akhirat? Walah, kesleo bener otaknya, kalo ada yang punya pendapat gitu.

Kita prihatin dan ketawa geli. Sebab, banyak juga anak cowok yang sejak lama ngincer pujaan hatinya, tapi nggak berani. Ada yang nekat pdkt, tapi nggak siap untuk ditolak. Waduh, parahnya lagi, malah ada yang sampe punya gelar PMDK, alias pendekatan mulu dapet kagak. Gelodaks! Khusus untuk jenis yang terakhir ini, kayaknya harus dimasukin ke Panti Jomblo. He..he..hee!

Trus, yang cewek harusnya nggak usah berdandan Padi (pantas digoda), sebab bagi para jomblo, pemandangan seperti itu terlalu sedap untuk dilewatkan. Makanya, bukan hanya mata aja yang pengin menikmati, tapi tangan juga pengin dapet bagian, nyubit atau sekedar jabat tangan buat kenalan. Itulah sobat, nggak bisa kita seratus persen, salahin para jomblo yang memburu cinta. Tapi bagi kamu yang cewek harusnya nggak usah mengumbar pesona. Meski wajah kamu imut kayak Katie Holmes ataupun body kamu aduhai kayak Britney Spears, harusnya disimpan dulu deh. Sebab kalo kamu emang dianugerahi Allah, wajah atau badan kayak gitu, mustinya bersyukur. Bersyukur nggak cukup hanya dengan ngucapin Alhamdulillah, tapi syukur nikmat itu, kamu wujudin dengan melindungi atau memakaikan baju yang pas dan diwajibkan oleh syariat Islam. Inget khan, apa baju wajib seorang cewek kalo dia udah baligh? Betul sekali, ya itu jilbab dan kerudung.

Bukan apa-apa Neng, tapi kalo kamu tetap aja mengumbar pesona kamu dihadapan para jombler (= istilah untuk jomblo kelas kakap), dijamin para jombler akan berniat menikmati kamu. Ya kalo cuman dinikmati luarnya doang artinya cuman dilihat. Gimana kalo dinikmati luar dalam? Hii jijay deh. Kalo udah gitu siapa yang rugi hayo? Kamu rugi dan calon suami kamu entar juga akan rugi. Ya nggak?

Dan beruntung banget, kalo sobat muslim yang bisa bertahan jadi jomblo, trus mendapatkan jodoh yang bisa menjaga diri dengan tetap ‘menyimpan’ kecantikan dan virginitasnya. Betapa bahagianya cowok tersebut. Tapi, sekali lagi arena mendapatkan jodoh bukan dengan pacaran, karena itu dosa..sa..sa..sa..sa! Huhh..gemas!!!

Jangan Salahkan Cinta

Manusia diciptakan dan dilahirkan karena adanya cinta. Coba aja, kalo bukan karena cinta, ibu kita nggak akan membiarkan kita lahir dan besar di dunia. Sebab banyak adik-adik bayi sebelum lahir sudah di bunuh di kandungan. Masya Allah. Kita pun bisa ada dikandungan ibu kita, karena adanya cinta antara bapak dan ibu kita. Betul ?

Demikian pula manusia bisa bertahan dengan tenang dan damai di dunia ini karena cinta pula. Makanya Allah ngasih kita cinta, bukan untuk disalahkan cinta itu, bukan pula untuk diumbar rasa cinta itu. Sebab kalo pun disalahin atau dibiarin liar, cinta tetap cinta, jelas yang akan disalah atau dibenarkan adalah orang yang empunya cinta alias kita, manusia. Moga aja kita masih manusia...ups, jahat banget ya kedengarannya?

Tapi nggak koq, sebab banyak diantara kita yang kehilangan jati diri kita sebagai manusia. Buktinya? Manusia khan dibedakan dengan binatang karena kita dikasih akal oleh Allah. Nah, digunakan nggak akalnya untuk mengatur rasa cinta itu. Kalo kamu punya rasa cinta, itu sih artinya kamu memang normal. Cuma masalahnya, apakah kalo udah jatuh cinta, langsung diekspresikan dengan pacaran? Nggak lha yauw! Ada yang bilang pula, bahwa genta bukanlah genta sebelum dibunyikan. Lagu juga bukanlah lagu sebelum dinyanyikan. Nah, termasuk cinta, katanya cinta bukanlah cinta sebelum diekspresikan. He..he.. kalo diekspresikan dengan cara yang baik, it’s Ok dong. Tapi kalo diekspresikan seperti di acara “Katakan Cinta”nya RCTI aduh, tahan dulu deh. Jangan serampangan bikin keputusan. Sebab, bisa berabe akhirnya. Kita sih bukannya, sok tahu atao sok suci ngajarin kamu. But, memang acara kayak gitu jelas ngajarin nggak bener.

Ada yang bilang, acara seperti “Katakan Cinta” adalah acara kreatif dan berani dalam menyatakan cinta. Tapi ngomong-ngomong sekreatif dan seberani apapun kalo namanya dosa tetap aja dosa. Masak berbuat dosa aja pake berani apalagi kreatif, khan nggak lucu. Betul apa betul?
Betul, masalahnya nggak berhenti di situ. Sebab, dengan digelarnya acara tersebut justru ngasih jalan mulus buat remaja yang mau nyari pasangan. Seterusnya? pacaran deh. Padahal kita udah ngeh, bahwa yang namanya pacaran tuh banyak sisi gelapnya. Nggak percaya? Jangan dicoba!

Liat aja, pacaran biasanya menggunakan prinsip 3 T alias ta’aruf (pengenalan), taqarrub (saling mendekat), dan tak tubruk, seperti itu adalah jalan tol menuju pergaulan bebas. Apalagi ditambah dengan mengamalkan prinsip manajemen; ‘sedikit bicara banyak bekerja’. Walah, mulanya sih tangan aja yang bekerja, tapi akhirnya yang laennya khan ikut kegatelan. Kalo udah gitu siap-siap aja tutup mata, soalnya makin serem aja. Adegan 17 tahun keatas bisa terjadi tuh, Hih...ati-ati deh. Naudzubillahimin dzalik!

Sobat, sekali lagi jangan salahkan cinta. Kalo sampai terjadi perzinaan itu mah, bukan salah cintanya, tapi salah kamunya yang terlalu bebas mengumbar rasa cinta. Makanya jauh-jauh, Islam udah mewanti-wanti kita, seperti firman Allah :
“Jangan kamu mendekati zina, karena sesungguhnya itu merupakan perbuatan keji dan seburuk-buruknya jalan” (TQS. al-Isra 32)

Tuh khan, dekat aja kita kagak boleh, apalagi sampe ngelakuin, wuih bisa berabe emang akibatnya. Liat aja perut anak-anak gadis udah pada buncit, bukan karena penyakit busung lapar atau kena sengat tawon super jumbo, tapi karena hamil pra nikah. Ya, kalo mereka seumuran kamu yang masih sekolah, tentu malu dong kalo ke sekolah bawa momongan, bawa susu buat anaknya, bisa-bisa malah dikeluarin dari sekolah. Biasanya pilihan bagi pasangan yang hamil diluar nikah adalah mengaborsi jabang bayi yang masih ada dalam kandungannya. Gile bener!

Makanya sobat, kamu udah tahu khan gimana akibatnya kalo berdekatan ama zina, mending nggak usah dekat-dekat, tinggalin aja sekalian sejak sekarang, mumpung semuanya belum terlampau jauh. Nggak rugi koq, kalo kamu mau cepat ninggalin aktivitas itu, sebab selain kamu masih muda dan tentunya masih sekolah. Nantinya kamu juga akan bisa menemukan cinta sejati bersama orang yang bener kamu cintai. DIJAMIN !!!

Lagian, buat kamu yang masih sekolah, nggak perlu en nggak layak kalo udah mikirin gandengan or gebetan. Prioritasnya belajar dulu yang betul. Sekalian “belajar” nyari jodoh yang betul itu gimana, ya nggak friend? Sebab Allah juga sudah berjanji bahwa Allah akan memasangkan yang baik-baik dengan yang baik-baik pula. Maka, cara nyarinya juga kudu dengan jalan yang baik. Simak juga firman Allah Swt.:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki- laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (TQS an-Nûr 26)

Detik-Detik yang Sangat Berharga

Seorang menteri di Baghdad telah berlaku lalim terhadap kekayaan seorang wanita tua. Hartanya dirampas dan semua hak wanita itu dirampok. Tapi si wanita itu dengan berani mengadukan kelaliman itu kepada menteri dimaksud sambil menangis dan memprotes kekejamannya. Sang menteri sama sekali bergeming dan tak menyadari kekejamannya terhadap si wanita.

Wanita itu kemudian mengancam, "Jika engkau tidak menyadarinya juga, aku akan memohon kepada Allah agar engkau celaka." Menteri itu malah tertawa terkekeh-kekeh dan mengejek wanita itu seraya berkata dengan angkuh, "Berdoalah di sepertiga akhir malam." Wanita itupun pergi meninggalkannya.

Setiap hari, pada sepertiga malam terakhir, ia selalu berdoa. Tak berapa lama kemudian, menteri itu dimakzulkan, dan seluruh hartanya disita. Ia diikat di tengah pasar dan dicambuk sebagai hukuman ta'zir atas kejahatannya kepada rakyat. Pada saat itu si wanita tua lewat, dan melihat siapa yang diikat. Katanya, "Engkau benar. Engkau telah menganjurkan kepadaku untuk berdoa di sepertiga malam terakhir, dan terbukti sepertiga terakhir malam itu memang waktu paling baik."
***
Sepertiga malam itu sangat mahal dalam kehidupan kita, sangat berharga. Sebab itulah Rabb Yang maha Mulia berfirman. "Adakah seseorang yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku berikan apa yang dia minta, adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku sehingga aku ampuni dia, dan adakah orang yang berdoa kepada-Ku lalu Aku kabulkan doanya."

Sedari remaja, dan dari sekian banyak cerita yang pernah saya dengar, ada sebuah peristiwa yang sangat membekas dalam hidupku yang tidak mungkin saya lupakan. Yang saya rasakan saat itu adalah bahwa tak ada yang lebih dekat daripada Dzat Yang Maha Dekat, yang memiliki jalan keluar, pertolongan, dan kebaikan.

Ceritanya begini, waktu itu saya bersama sejumlah pumpang lainnya terbang dari Abha menuju Riyadh, bertepatan dengan pecahnya Krisis Teluk. Di dalam pesawat yang sedang terbang itu, dikabarkan kepada seluruh penumpang bahwa pesawat akan kembali ke bandara Abha karena ada kerusakan. Kamipun kembali ke Abha, dan kru memperbaiki pesawat.

Setelah kerusakan diperbaiki, kami terbang lagi. Namun ketika kami sudah mendekati Riyadh, roda pesawat tak mau turun. Selama satu jam, pesawat hanya berputar-putar di atas kota Riyadh. Pilot telah berusaha melakukan pendaratan sebanyak sepuluh kali namun setiap kali sudah dekat ke landasan dan berusaha mendarat selalu gagal, dan pesawatpun terbang lagi. Saat itu kami panik, dan banyak diantara kami yang sudah pasrah.

Para penumpang wanita menangis. Saya lihat air mata mengalir deras di pipi. Kini kami berada di antara langit dan bumi menunggu kematian yang bisa lebih cepat dari kerdipan mata. Teringat olehku segalanya, namun tak ada yang lebih baik dari amal shaleh. Hati saya segera tertuju kepada Allah dan alam akhirat. Dan, dunia menjadi sangat tidak berharga. Saat itu, yang selalu keluar dari bibir kami adalah, Laa Ilaaha ilallallaah wahduhu laa syariikalah lahul mulk wa lahul hamd wa huwa'alaa kulli syai'in qadiir (Tidak ada Ilah selain Allah, satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, kepunyaan-Nya semuau kerajaan dan pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Kalimat ini meluncur dengan jujur dari bibir kami. Seorang Syaikh yang sudah berumur berdiri dan berseru kepada seluruh penumpang untuk meminta perlindungan kepada Allah, berdo'a kepada-Nya, memohon ampunan-Nya, dan bertobat atas segala kesalahannya.
Allah sendiri telah menjelaskan tentang sifat manusia, Maka tatkala mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya (QS Al-'Ankabut: 65)

Kamipun berdoa kepada Dzat Yang Mengabulkan doa orang yang dalam keadaan terjepit, seperti yang dilakukan oleh orang yang terjepit. Kami betul-betul khusyu' dalam doa kami. Tak berapa lama, pada usaha yang kesebelas dan keduabelas kami bisa mendarat dengan selamat. Ketika turun dari pesawat kami seperti baru saja keluar dari kuburan. Jiwa kami kembali seperti sedia kala, air mata sudah mengering, dan senyuman kembali mengembang. Sungguh agung kebaikan Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi itu.

Berapa banyak kita memohon kepada Allah saat bahaya menimpa, tatkala bencana itu hilang kita melupakan-Nya.
Di lautan kita berdoa kepada-Nya agar kapal kita selamat, namun ketika sudah kembali ke darat kita durhaka kepada-Nya.
Kita menaiki angkasa dengan aman dan santai, tidak jatuh karena Yang menjaga adalah Allah.
Semua ini adalah kebaikan dan bantuan Yang Maha Pencipta.
***




Sumber: Laa Tahzan, karya Dr. Aidh Al-Qarni, terbitan Qisthi Press.

Minggu, 23 Mei 2010

ISTIMEWANYA WANITA ISLAM

(Teruntuk: Saudari ku yang ku cintai karena Allah)


Kaum feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah
tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan
anak.
6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak perlu taat pd
isterinya.
7. talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dlm beribadat karena masalah haid dan nifas yg tak
ada pada lelaki.

makanya mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM"

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)??

Benda yg mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan?

Itulah bandingannya dgn seorg wanita. Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?

Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk isteri dan anak-anak.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di mukabumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.

Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana mana pintu Syurga yg disukainya cukup dgn 4 syarat saja : Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ... demikian sayangnya ALLAH pada wanita .... kan?

RAHASIA MALAM

Singkaplah Rahasia Malam......

Malam.....
hamba yang merindukan Tuhan. Tapi adakalanya kesempatan bagi pendosa yang menyangka malam dapat melindungi ia dari penglihatan Tuhan-Nya.

Kesunyian ditunggu oleh sepasang kekasih memadu kasih. Cumbu rayu menjadi bisikan yang gemersik menyuburkan kasih. Dan malam datang menjanjikan saat itu. Saat hamba berdiri, duduk dan baring menyebut nama Allah yang satu.

Habibah Al-Adawiyah merintih di waktu malam: "Tuhanku, bintang-bintang telah menghilang di balik awan. Mata insan telah tidur lelap. Pintu-pintu istana para maharaja telah terkunci. Lalu setiap kekasih telah berdua-duaan dengan kekasihnya. Dan inilah aku tampil menghadap-Mu....."

Dan malam juga adalah detik hamba yang berdosa rujuk pada keampunanNya. Lalu dalam derai air matanya yang gugur di dada malam meluncurlah kata-kata penyesalan atas keterlanjuran dan kesalahan. Seolah-olah terdengarlah di telinganya makna sebuah firman, "Demi malam apabila telah sunyi, Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tidak pula membenci kamu."
-- Ad-Dhuha.

Malam....

Kalau ia dipenuhi ribut petir yang dahsyat, kenangilah azab Tuhanmu. Kalau ia dihiasi bulan dan bintang, haraplah rahmat-Nya. Keindahannya biar menerangi hatimu, kegelapannya usah menghitamkan amalmu.
Uwais Al-Qarni menyambut kedatangan malam dengan katanya, "Ini malam rukuk," lalu beliau pun sembahyang dengan rukuknya yang panjang hingga menjelang fajar.

Di malam yang lain ia berkata, "Inilah malam sujud." Lalu sujudlah beliau sepanjang malam sampai fajar tiba sebagai pamit kepada malam hingga beransur hilang. Itulah malam pada Uwais Al-Qarni. Awas! kedatangan malam mungkin seiring dengan saat kematian. Tidurmu mungkin untuk selama-lamanya. Kegelapan malam mungkin bersambung ke alam kubur. Dan malam itu terakhir buatmu selama di dunia. Mungkin karena menyadari hakikat inilah Rasulullah (saw) pernah mengajar kita berdoa ketika mau tidur, "Ya Allah, dengan nama-Mu Yang mematikan dan Yang menghidupkan."

Esok ketika bangun dari tidur kita dianjurkan berdoa, "Syukur kepada Allah yang menghidupkan kita setelah kita dimatikan. Dan kepada-Nyalah kita akan dikembalikan." Tidur adalah lambang kematian. Dan malam, ketika memejamkan mata di waktu malam, kenangilah walau sedetik saat kematian. Mudah-mudahan kau dapat merasakan seperti yang dialami oleh seorang wali Amir bin Abdullah: "Tidak ada aku lihat sesuatu yang dinamakan syurga, di mana pencarinya asyik tidur. Dan tidak pernah pula aku lihat sesuatu yang dinamakan neraka, di mana orang yang hendak menghindarinya asyik tidur saja."

Malam adalah pesta ibadat bagi kekasih-kekasih Allah. Di sana mereka memperoleh ketenangan. Ketenangan yang abadi.... kebahagiaan yang hakiki.

Cara mencari calon pendamping hidup

Apabila seseorang membangun rumah, tentu saja dia akan mengadakan beberapa pilihan. Mulai dari lokasi bangunan yang akan didirikan, sampai kualitas bahan bangunan sampai kemudian menjadi sebuah bangunan yang utuh. Demikianlah kita mengadakan seleksi dari rumah yang sekedar menaungi kehidupan di dunia. Apalagi kalau kita ingin membangun sebuah rumah tangga yang tidak hanya menaungi kita di kehidupan dunia, namun kehidupan anak-anak keturunan kita sampai kelak hari kiamat.

Oleh karena itu kita ingin berbagi-bagi ilmu bagaimana memilih jodoh menurut agama islam. Zuyyina lin naasi khubbus syahawati minan nisaa ( manusia apapun jenisnya selama masih berkaki 2 secara fitrah dihiasi perasaan cinta kepada perempuan, begitu juga sebaliknya). Karena cinta akan merubah segala-galanya, ada yang mendorong ke arah kebaikan namun ada juga yang mendorong kepada dosa. Maka disini kita akan membahas cinta dalam artian positif yang membawa kebaikan sampai kiat-kiat mencari calon pendamping hidup yang harus kita cintai.

Cinta dalam artian positif dapat memberi keindahan, memberi energi untuk berjuang, dan tentunya cinta membutuhkan pengorbanan. Seseorang yang lemah akan menjadi kuat, yang penakut menjadi pemberani, yang jauh akan terasa dekat karena cinta.

Alangkah indahnya kalau cinta ini disalurkan kepada cinta agama. Sholat terasa indah, puasa terasa nikmat, tahajud jadi penenang hati, zakat terasa indah. Persis kalau kita cinta kepada gadis/ pemuda pujaan hati, meski tampang pas-pasan (kalau gak ingin disebut jelek) karena cinta akan kelihatan cantik/ tampan. Meski rumahnya jauh, gunungpun kan kudaki lautpun kuseberangi untuk menemui sang pujaan hati.


Itulah cinta sanggup membuat orang berkorban, melahirkan energi, menambah keindahan dalam kehidupan.
Namun di zaman sekarang orang sering salah jalan bagaimana memilih jodoh untuk membangun rumah tangga yang bahagia. Janga lupa, membangun rumah tangga bukan untuk kehidupan 1 atau 2 bulan, 1 atau 2 tahun, bahkan bukan cuma untuk kehidupan dunia! Namun untuk kehidupan akhirat juga. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih jodoh, diperlukan penelitian dan pengamatan yang mendalam.

Menurut agama nikahilah seseorang karena wajah, harta, nasab, dan agamanya (ada 4 kriteria memilih jodoh).

Yang pertama, pilihlah wajahnya yang cantik/ tampan (biar gak bosen di rumah, biar kita betah di rumah, ada tempat bernaung, tempat curhat berbagi rasa suka dan duka).

Namun ingat, jangan dijadikan proritas utama. Karena wajah yang cantik/ tampan akan berubah seiring bertambahnya umur berkurangnya usia.

Alhamdulillah kalau cantik rupa diringi cantik budi pekerti.

Yang kedua, carilah anak orang kaya. Namun ingat, jangan dijadikan patokan karena kekayaan bisa mendatangkan kesombongan! Tanpa harta memang orang sulit bahagia, namun harta bukanlah jaminan orang bisa hidup bahagia. Banyak orang miskin yang kaya, tapi tidak sedikit orang kaya yang miskin (maksudnya orang miskin kaya hati dan orang kaya yang kurang bersyukur). Lebih baik miskin harta kaya budi daripada kaya harta miskin budi. Lebih utama lagi kaya harta kaya budi.

Yang ketiga, faktor keturunan. Pepatah mengatakan buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Biasanya anak merupakan hasil fotokopian kelakuan orang tuanya. Kalau orang tuanya sholih insyAlloh anaknya pun ikut sholih. Namun demikian faktor keturunan bukanlah faktor dominan karena segala sesuatu sangat tergantung hidayah Alloh SWT. Bisa jadi orang tuanya maling anaknya jadi kyai/ ulama, bahkan anak nabi pun bisa ikut-ikutan orang kafir. Pada akhirnya orang mau besar atau tidak ditentukan kepribadian orang itu sendiri.
Iman harus dicari, tidak bisa diwarisi dari ayah yang bertaqwa.
Namun mudah-mudahan dari benih yang baik akan melahirkan keturunan yang baik pula. Amiin…

Yang terakhir, faktor agama. Inilah faktor yang harus dijadikan prioritas utama menentukan calon pendamping hidup. Disinilah segala sesuatunya ditentukan. Wajah tampan/ cantik, anaknya orang kaya, keturunan orang sholih, namun kalau dia sendiri agamanya rapuh maka ketiga kriteria sebelumnya hanya akan mendatangkan malapetaka.

Namun jangan harap ada 4 kriteria di atas terkumpul pada diri seseorang, manusia langka. Kadang ada orang ganteng, kaya, namun akhlaknya kurang baik (na’udzubillah kalau dia sudah berlainan akidah dengan kita/ nikah lintas agama). Ada juga orang tampang pas-pas an, gak begitu kaya buat makan aja susah, namun agamanya kuat. Bermacam-macam kondisi sesorang di dunia ini.

Mbak2ku...aa2ku…
Sekali lagi diingatkan, carilah pendamping hidup yang sholih/ sholihah. Ingatlah, rumah tangga bukanlah permainan cinta semu asal suka layaknya anak muda pacaran saat ini. Namun rumah tangga yang bisa membawa kita kepada kebahagiaan hidup di dunia lebih-lebih kebahagiaan di akhirat.

Semoga kita semua dipertemukan dengan pendamping hidup yang kekal menemani kita di dunia, sampai kelak dipertemukan kembali di taman syurga firdaus Alloh ‘Azza wa Jallaa..
Amiin ya robbal ‘alaminn…. Kabulkan doa kami.