Senin, 18 April 2011

Makna Tahi Lalat Pada Tubuh Manusia

Ubun-ubun - Tamak akan harta benda, jahat dan jahil
Unyeng-unyeng - Banyak akal, pendiam tapi cerdas
Kepala bagian belakang - Dapat dipercaya, pemberani dan sabar
Kepala sebelah kanan - Banyak rezeki
Kepala sebelah kiri - Wataknya buruk
Dahi kanan atau kiri - Wataknya buruk
Dahi tengah-tengah - Pandai dan baik hati
Pelipis kanan atau kiri - Banyak rezeki
Kelopak mata atas kanan/kiri - Pandai membawa diri
Kelopak mata bawah kanan/kiri - Sering menderita
Ujung mata kanan/kiri - Dapat dipercaya dan pendiam
Pangkal hidung - Pandai dan baik hati
Alis kanan - Suka menolong
Alis kiri - Dicintai banyak orang
Hidung - Banyak rezeki
Hidung bawah - Pandai bicara, banyak rezeki
Bibir atas - Cerdas, banyak rezeki
Bibir bawah - Baik hati
Pipi kanan/kiri - Dermawan
Pipi tengah - Disukai
Ujung mulut kanan - Pandai bicara
Dagu - Pandai bicara dan jujur
Telinga kanan - Keras dan mudah marah
Telinga kiri - Pandai dan jujur
Leher depan - Bijaksana
Leher belakang - Kecil hati, putus asa
Bahu kanan - Pendiriannya teguh
Bahu kiri - Pikirannya selalu ruwet
Buah dada kanan/kiri - Nafsunya besar
Antara buah dada - Baik hati
Punggung - Dapat dipercaya
Tengah perut - Dapat dipercaya
Pinggang - Jujur dan tabah
Pantat - Sering menderita
Pangkal paha - Tangkas dan banyak rezeki
Kemaluan - Nafsunya besar
Lutut depan - Kuat berjalan
Lutut sebelah dalam - Hatinya tidak tetap
Betis - Dapat dipercaya
Tulang kaki kanan - Pemboros
Tulang kaki kiri - Pemberani
Pergelangan kaki - Kuat berjalan
Tumit - Tidak dapat dipercaya
Jari-jari kaki - Suka bekerja
Lengan kanan/kiri - Suka bekerja
Telapak kaki - Baik hati
Telapak tangan kanan - Pandai menyimpan harta
Telapak tangan kiri - Pemboros
Telapak belakang - Kuat kaya
Ujung siku - Baik hati
Siku bagian dalam - Selalu tabah
Jari-jari tangan - Banyak rezeki
Pergelangan tangan - Pemboros
I & A

Kaulah Pemilik Hati Ini

Kamu tlah mengisi lubuk hatiku
Menaungi disetiap relung jiwaku
Ku ingin memeluk erat tubuh mu
Dan tak kan kulepas lagi
Agar kamu menjadi miliku selamanya
Menjadi permaisuri cintaku
Yang membuat aku slalu merindu
Jika lama tak melihat paras cantikmu
Cinta kini hanya engakau yg biasa
membuatku mrasa bahagia
apakah kau merasakannya dan memeluknya
ku berjanji padamu setia sehidup semati
karna hanya engkaulah yang slalu ada dihati

BIMBANG

Kawan, benarkah kesedihan hanyalah sebuah jembatan menuju kebahagiaan? Ataukah kebahagiaan itu sendiri yang merupakan sebuah perhentian sementara bagi kesedihan?.

Ingin rasanya selalu ‘kugenggam’ “Habis gelap terbitlah terang”, andai saja itulah yang selalu terjadi dalam kenyataan. Terkadang semuanya terjadi berlawanan.

Hingga kini hatiku bimbang.

Sabtu, 16 April 2011

TULUS CINTAKU UNTUKMU KARNA ALLAH

Kuberdiri dibalik sekat kehidupan
Berpisah darimu jauh dalam batas waktu
Raga terpisahkan karena jarak
Kangen, rindu terbang mengisi mimpiku

Tanganku tak mampu menjamah dirimu
Namun jiwaku ingin memelukmu
Batinku haus dengan kehangatanmu
Nafasku nanar mencari harummu

Ku ingin mencintaimu karna ALLAH
Setulus jiwaku agar dirimu yang mengisi hidupku
Dirimu adalah tulang rusukku
Dekat dengan hatiku

Jarak dan waktu memisahkan
jarak terbentang diantara kita
Gunung berdiri kokoh menghalangi pandangan
Namun hati ku tergantung di bawah langit biru
Agar kau tahu bahwa aku tetap mencintaimu
Dan menunggumu.
(I & A)

UNTUKMU WANITA SHALIHAH

Wanita shalihah adalah sebaik-baik perhiasan dunia, mengalahkan tumpukan Emas, intan dan permata serta perhiasan dunia apapun. hanya wanita shalihlah yang mampu melahirkan generasi rabbani yang selalu siap memikul risalah Islamiyah menuju puncak kejayaan...subhanallah

Shalihah atau tidaknya seorang wanita bergantung ketaatannya pada aturan-aturan Allah. Aturan-aturan tersebut berlaku universal, bukan saja bagi wanita yang sudah menikah, tapi juga bagi remaja putri. mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga. Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dalam sabdanya, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”.(HR.Muslim).

Wanita shalihah sangat memperhatikan kualitas kata-katanya. Tidak ada dalam sejarahnya seorang wanita shalihah centil, suka jingkrak-jingkrak, dan menjerit-jerit saat mendapatkan kesenangan. Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya bersumber dari kemampuannya menjaga diri

Seperti indahnya pelangi yang menghiasi sore hari, begitulah mungkin perumpamaan wanita sebagai penghias dunia ini. Dan bahkan lebih penting dan berarti lagi dari hanya sekedar perhiasan. Kita mungkin tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya dunia ini tanpa adanya wanita..??????

Sungguh tak terbayangkan bagaimana indahnya hidup bersama istri shalihah. Istri yang sejuk dipandang mata, menentramkan hati dan jiwa. Istri yang pandai membahagiakan hati suaminya. Ia tahu apa yang harus ia lakukan sebagai seorang istri terhadap suaminya, sebagai seorang ibu terhadap anak-anaknya, sebagaimana ia dahulu menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya. Kata-katanya santun penuh hikmah. Jika ia senang, tampak dari raut wajahnya yang berseri-seri bak bidadari. Jika marah, ia berusaha menahannya agar tidak diketahui suaminya. Ia selalu meminta maaf meskipun bukan ia yang bersalah. Dan ia selalu memaafkan kesalahan orang lain sebelum mereka memintanya. Itulah ciri wanita shalihah...subhanallah

Sungguh tak berlebihan ketika Rasulullah Shalallahualaihi wassalam menyebut wanita shalihah sebagai perhiasan terindah yang ada di dunia. Ya, bahkan ia lebih dari itu. Wanita shalihah adalah tulang punggung bangkitnya generasi baru Islam yang akan memimpin dunia. Berapa banyak para ulama dan mujahid yang terlahir dari rahim seorang wanita shalihah. Tanpa belaian dan kasih sayang wanita shalihah, sangat sulit dibayangkan mereka semua bisa menjadi seperti itu.

Sungguh mengagumkan kehidupan yang dilalui wanita shalihah. Ketika masih kecil, ia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Ketika beranjak dewasa ia menjadi remaja yang pandai menjaga kehormatan dirinya. Ia tidak terbawa arus pergaulan yang dapat merusak akhlaknya. Ketika menikah ia menjadi istri yang tulus dan setia dengan suaminya. Ia tidak pernah mengkhianatimya, baik ketika pergi maupun berada di dalam rumahnya. Setelah dikaruniai anak, ia menjadi seorang ibu yang bijaksana dalam mendidik anak-anaknya. Ia paham bagaimana harus bersikap semestinya. Ia juga mengerti bagaimana menjaga hak dan kewajibannya, baik terhadap Tuhannya maupun sesama manusia.

Namun meskipun demikian, ia tetaplah manusia. Kadangkala benar, kadang pula salah. Ia juga masih memiliki hati nurani dan air mata, sehingga tak jarang hatinya menangis karena terluka. Ia juga membutuhkan seseorang yang sanggup membimbingnya menuju jalan-Nya. Ia juga ingin berbagi cerita tentang kisah hidupnya, baik dalam mengurus anak maupun mengelola keuangan rumah tangga. Ia juga butuh teman yang selalu berada di sisinya dan mengusap air mata di pipinya di kala ia bersedih.

Sungguh wanita shalihah adalah manusia luar biasa yang pernah ada di dunia. Tak heran jika Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda, “Surga berada di bawah telapak kaki ibu”. Dalam hadits lain ketika ditanya tentang orang yang berhak dilayani beliau bersabda, “Ibumu”, beliau mengulainya sebanyak tiga kali, baru setelah itu beliau melanjutkan, “Ayahmu”. Bahkan dalam Al-Quran, Allah mengabadikan keagungan wanita dengan sebuah surat bernama An-Nisa (wanita-wanita). Tak hanya itu, bahkan nama salah seorang wanita shalihah pun diabadikan menjadi nama surat, Maryam. Allahu Akbar, Walillahil Hamd. Itulah balasan bagi wanita shalihah.


Mungkin dunia ini takkan berwarna tanpa hadirnya wanita. Bahkan kenikmatan surga terasa tak lengkap tanpa ditemani wanita. Jika tidak, mengapa Nabi Adam harus ditemani oleh Siti Hawa? Memang wanita bukan segalanya, namun hampir seluruh manusia telahir dari rahim seorang wanita. Maka beruntunglah bagi wanita shalihah. Wanita yang mengerti kemuliaan dirinya.

Pada prinsipnya, wanita shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Rambu-rambu kemuliaannya bukan dari aneka aksesoris yang ia gunakan. Justru ia selalu menjaga kecantikan dirinya agar tidak menjadi fitnah bagi orang lain. Kecantikan satu saat bisa jadi anugerah yang bernilai. Tapi jika tidak hati-hati, kecantikan bisa jadi sumber masalah yang akan menyulitkan pemiliknya sendiri.

Saat mendapat keterbatasan fisik pada dirinya , wanita shalihah tidak akan pernah merasa kecewa dan sakit hati. Ia yakin bahwa kekecewaan adalah bagian dari sikap kufur nikmat. Dia tidak akan merasa minder dengan keterbatasannya. Pribadinya begitu indah sehingga make upapa pun yang dipakainya akan memancarkan cahaya kemuliaan. Bahkan, kalaupun ia “polos” tanpa make up sedikit pun, kecantikan jiwanya akan tetap terpancar dan menyejukkan hati orang-orang di sekitarnya.

Peran wanita shalihah sangat besar dalam keluarga, bahkan negara. Kita pernah mendengar bahwa di belakang seorang pemimpin yang sukses ada seorang wanita yang sangat hebat. Jika wanita shalihah ada di belakang para lelaki di dunia ini, maka berapa banyak kesuksesan yang akan diraih.

Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri shalehah, sebab ia bisa membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa diberi istri yang shalehah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.” (HR Thabrani dan Hakim).

(I & A)

DOA















YA ALLAH kami pinta selalu padamu jaga hati kami dari ketidakihklasan...

YA ALLAH jagalah keihklasan jiwa kami,agar terasa ringan dan senantiasa dilimpahkan harapan pahala darimu...

ALLAHKU engkau sajalah yang tau galau hati2 kami selama ini,takut kalau2 semua pengorbanan yang kami berikan,engkau tolak karena salah niat kami...

ALLAH luruskanlah hati kami,jaga hati kami dalam keadaan apapun...

YA ALLAH kami tau berkorban itu begitu mudah tapi kekhawatiran ihklasku tercemari amatlah mendalam...

ALLAHKU jika harta yang kami dapat semata2 hanya mengharap ridhomu,jadikanlah ia tabungan kami diakhirat,

YA ALLAH jika kami mencoba menahan rasa cemburuku,gantikanlah ia dengan kelapangan cinta darimu...

YA ALLAH jika kukorbankan keinginan sesuatu untuk didunia,jadikanlah ia pelepas dahaga kami,sebagai pelepas dahaga jiwa kami,untuk dapat selalu mulut ini menyebut namamu di keadaan senang maupun sulit...amin amin ya rabbal alamin.

(I & A)

Minggu, 03 April 2011

ILMU DALAM ALAM PERNIKAHAN

BISMILLAH
Dengan menyebut namam ya ALLAH SWT kubersyukur atas segala nikmat yang kami rasakan sampai saat ini...shalawat dan salam kami haturkan kepada baginda NABI MUHAMMAD SAW sebagai pedoman hidup kami didunia.
Pernikahan adalah hal yang suci,didambakan oleh seluruh orang yang normal,baik itu laki laki maupun perempuan yang sudah baligh.dan disyariatkan oleh islam,sebagai amalan sunnah yang melaksanakan

PENTINGNYA ILMU

menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim.hal ini sesuai dengan hadist RASULULLAH SHALLALLAAHU'ALAIHI WASALLAM yang diriwayatkan oleh sekelompok sahabat diantaranya oleh Anas Bin Malik radiyallahu'anhu:"menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim".

Kita harus berilmu supaya selamat dunia dan akhirat.dengan ilmu kita tau hukum halal dan haram,kita mengetahui makna kehidupan didunia ini dan kehidupan setelah kematian.
sesungguhnya dengan ilmu dapat mendatangkan rasa takut kepada ALLAH SWT,karna sesungguhnya dialah yang paling mulia.ALLAH TA'ALA berfirman:
"sesungguhnya yang paling takut kepda ALLAH TA'ALA diantara hamba hambanya adalah orang yang berilmu."

ILMU LANDASAN UNTUK MEMBENTUK RUMAH TANGGA

Nikah merupakan amalan yang sangat mulia disisi ALLA SWT.merupakan rangkaian dari ibadah.perlu diketahui bahwa sesungguhnya pasangan suami istri dalam kehidupan berumah tangga akan menghadapi beberapa problem,dan dalam mengatasinya perlu ilmu,dengan ilmu ,pasangan suami istri tau apa tujuan yang akan dicapai,dalam sebuah pernikahan yaitu untuk beribadah kepada ALLAH SWT .dalam rangka mengharap ridhonya semata.

disamping itu suami istri sama sama mengetahui.hak dan kewajibannya dan mendidik keturunanya menjadi anak yang sholeh nantinya,sehingga jalannya bahtera rumah tangga akan harmonis dan baik.dari sinilah terlihat betapa pentingnya ilmu sebagai bekal bagi kehidupan rumah tangga muslim.

ALLAH SWT berfirman : "wahai orang orang yang beriman,periharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."(QS.AT TAHRIM:6)

ALLAHUAKHBAR..ALLAHUAKHBAR...tuntunlah kami menuju RIDHOMU YA RABB.